[TRADING SAHAM] Trading Plan Value Stocks-Kinerja Trading as per 27 MAR 2020 : -2.63% vs IHSG -27.85%

Hello Traders, Semangat Pagi!

Bulan Maret 2020 ini menjadi bulan yang suram bagi market Indonesia dan dunia, karena wabah virus Corona19 (CoVid19), perang harga minyak dunia (oil price drops hingga ke level $25 atau level terendah sejak tahun 2015), market dibuka dengan penurunan yang sangat tajam di awal hingga pertengahan bulan. Tanggal 24-Maret-2020 kemarin, market ditutup dengan penurunan di level 3937 (-28% dibanding posisi di akhir bulan Februari lalu), atau -30.5% dibanding posisi di tertinggi di tanggal 05-Maret-2020 lalu . Untuk pertama kalinya di 2 minggu pertama di bulan Maret ini, penulis memegang cash 100%, karena tidak ada Triggger Buy di System Trading Turtle PC55.

Bulan Maret ini penulis sengaja mengubah strategi trading, karena memang dengan kondisi market yang berdarah-darah seperti sekarang ini, system trading Turtle pastilah tidak akan memunculkan sinyal buy sama sekali!

Dari channel Telegram TC (Trading Class), penulis menerima stock-pick emiten-emiten Value Stock yang sudah under-value, dan disertai harga wajar/fair value-nya. Dari situ, penulis memutuskan untuk membeli beberapa Value Stocks tersebut, dengan tetap menggunakan ilmu Money Management yang pernah diajarkan oleh Pak Hadijie (mentor penulis) di training TC (Trading Class).

Berikut aturan/rule yang penulis buat dan modifikasi untuk Trading dengan Value Stocks :

  1. Maximum posisi dalam 1 emiten adalah 5% x equity (modal), dan dibagi menjadi 5x entry buy.
  2. Maximum posisi dalam 1x entry buy adalah 1% x equity (RPT seperti saat BOW/Buy on Weakness, namun bedanya trading di value stocks adalah Tanpa SL),
  3. Tidak pakai SL (Stop Lose), oleh karena itu mental disiapkan untuk kena DD (Drawdown) yang dalam, karena bottom IHSG juga belum jelas terlihat,
  4. Emiten yang difokuskan adalah 4 Bank dengan Market Cap terbesar di Indonesia, dan 1 emiten dari sektor Consumer Goods.
  5. Hitungan kasar, jika ke-5 emiten tersebut terkena maximum lose (modal hilang/perusahaan bangkrut), maka penulis akan kehilangan 25% x Total Equity (5%x5 emiten), No Problemo!

So, let’s the party begins….!!!

UPDATE!!!

Minggu lalu ada 2 tambahan pembelian, yaitu BMRI-3 dan BBRI-1.

Berikut adalah tabel simulasi ke-5 emiten incaran penulis, disertai dengan enty buy harga, serta simulasi dengan equity tertentu, realisasi harga buy dan tanggal buy nya :

Trading Plan Value Stocks as per 27-Mar-2020

Dan berikut hasilnya, dalam kurun waktu 1 minggu terakhir, penulis telah melakukan 4x entry buy di emiten-emiten berikut ini :

  1. BBNI-1 di harga = 5000, tgl 13-Mar-2020,
  2. BBNI-2 di harga = 3910, tgl 19-Mar-2020,
  3. BMRI-1 di harga = 6000, tgl 13-Mar-2020,
  4. BMRI-2 di harga = 5000, tgl 19-Mar-2020.
  5. BMRI-3 di harga = 4000, tgl 24-Mar-2020.
  6. BBRI-1 di harga = 2500, tgl 24-Mar-2020.

Total dana terpakai = 6% x Equity, Sisa Cash = 94% x Equity. Benarlah ungkapan CASH is THE KING disaat-saat Market Bearish (menuju Crashed) seperti sekarang ini!

Dan berikut Kinerja bulanan penulis as per tgl 27-Mar-2020 : +0.12% Vs Market (IHSG) yang -16.64%.

Kinerja My Equity Monthly vs IHSG s/d 27-Mar-2020

Dan berikut Kinerja YTD penulis as per tgl 27-Mar-2020 : -2.63% Vs Market (IHG) yang -27.85%.

Kinerja My Equity YTD vs IHSG s/d 27-Mar-2020

Special thanks untuk mentor penulis, Bapak Hadi Jie, yang sudah memberi kail beserta umpannya, memberi stockpick Value Stocks di saat-saat IHSG bearish seperti saat ini.

Okey, sampai ketemu minggu depan, jika ada emiten yang terbeli lagi, baru penulis akan update kinerja trading di  blog ini lagi.

Salam CUANtastic!

Leave a Reply