[TRADING SAHAM] Kinerja My Equity JAN 2019 : +27.36% vs IHSG +5.46%

Hello Traders,

Selamat Tahun Baru 2019!

Bulan Januari 2019 ini, market dibuka naik di awal bulan, dan ditutup dengan kenaikan di akhir bulan. Market bergerak dalam range cukup lebar. Sentimen awal tahun, membuat market terangkat cukup banyak +5.46yang didominasi oleh saham-saham bluechip maupun second linerBulan Januari ini kinerja penulis akhirnya bisa kembali out performed terhadap kinerja IHSG.  Penulis menerapkan strategi trading normal di awal tahun ini, dengan RPT (ikhlas rugi dalam satu kali entry buy) 0.5% dari equity (modal) , serta tidak mengambil barang-barang yang ada dalam tabel incaran TC (Trading Class), atau biasa disebut “Buy_Non_Tabel Incaran” akhirnya mampu mendongkrak kinerja bulanan penulis finish jauh di atas kinerja IHSG.  Penulis juga menyempatkan waktu untuk screening mandiri, sehingga portfolio penulis cukup berbeda dengan portfolio alumni TC (Trading Class), yang mengikuti Tabel Incaran Trading System Tapak Naga, Highlander, maupun BOW MT (Market Timing). Kinerja penulis di akhir bulan Januari ini ditutup sebesar +27.36dibanding kinerja Market (IHSG) yang +5.46%, maupun kinerja TN (Tapak Naga) yang +17.03%.

Berikut portfolio dan kinerja ekuitas penulis per 31-Jan-2019:

My Equity Performance Table, IHSG, Tapak Naga, Bulan Januari 2019

“Bagaimana posisi kinerja penulis ini jika dibandingkan dengan level MI (Manajer Investasi)?”

Berikut data yang penulis dapatkan dari website Indopremier sekuritas untuk Top 20 Reksadana saham dengan kinerja terbaik dan Top 3 Manajer Investasi (MI) Terbaik selama bulan Januari 2019:

 

Performa Top 20 Manajer Investasi (MI) Reksadana Saham (RDS) bulan Januari 2019

 

Performance Top 3 Manajer Investasi Terbaik di bulan Januari 2019

Ternyata posisi kinerja ekuitas penulis YTD per 31-Januari-2019 (+27.36%) sudah dapat mengungguli kinerja 20 besar Fund Manager Reksadana Saham terbaik. Kinerja penulis berada di atas Fund Manager yang menduduki peringkat pertama yaitu  Danareksa Syariah Saham  (+17.68%).

Berikut adalah Chart/Grafik IHSG sepanjang bulan Januari 2019 :

Chart/Grafik IHSG sepanjang bulan Januari 2019

Secara umum, IHSG masih berada dalam posisi uptrend sepanjang bulan Januari 2019 ini.

Dan berikut, chart/grafik kinerja penulis bulan Januari 2019 :

Kinerja My Equity Monthly dan YTD vs IHSG bulan Januari 2019

Puji Tuhan, kinerja ekuitas penulis monthly dan YTD per 31-Januari-2019 berhasil finish di posisi (+27.36%), dimana sudah di atas target tahunan penulis, yaitu dapat mengungguli kinerja Mr.Market (IHSG) dan Top 10 Fund Manager Reksadana Saham terbaik di Indonesia.

“Bagaimana posisi kinerja penulis ini jika dibandingkan dengan level website/mentor berbayar?”

Perbandingan kinerja penulis dengan website/mentor berbayar misal TAPAK NAGA. Berikut kinerja TAPAK NAGA bulan Januari 2019 (+17.03%) Vs Kinerja Penulis (+27.36%). Berikut link untuk mengetahui kinerja TAPAK NAGA secara bulanan maupun YTD 2019, klik disini.

Kinerja Sistem TAPAK NAGA secara monthly dan YTD bln Januari 2019

Apa saja saham yang berkontribusi positif maupun negatif bagi portfolio penulis?

Portfolio in Hand dan DONE TRADE Penulis per tanggal 31-JAN-2019

Tabel di atas menunjukkan prosentase floating profit maupun lose dari emiten-emiten yang penulis miliki sampai tanggal 31-Januari-2019. Dengan sistem trading Trend Follower, emiten-emiten yang berada dalam “trend terkuat” selalu berhasil penulis miliki. Ditambah dengan money management yang baik, membuat posisi yang penulis miliki di suatu emiten tidak sampai “nyangkut dalam”, melainkan resiko sudah dikalkulasi terlebih dahulu sebelum entry buy, sehingga kalaupun terpaksa “nyangkut”, maka posisi penulis adalah “nyangkut yang terukur”, wkwkwk….. Dan sudah terbukti, hanya sistem trading Trend Follower sajalah yang mampu secara konsisten mampu mengalahkan kinerja Mr.Market (IHSG) dan fund manager reksadana maupun mentor berbayar lainnya.

Kalau saya ditanya, apa yang membedakan antara kinerja penulis dengan TAPAK NAGA ?

Paling tidak ada 4 (empat) hal yang menjadi kuncinya :

  1. RPT (Ikhlas Rugi dalam 1x transaksi) : Penulis menggunakan 0.5% x Equity Vs TN 0.4% x Equity,
  2. Average Up/Tidak : Penulis bisa average up max 2x Vs TN yg average up 1x,
  3. Entry : Penulis bisa entry saat pullback maupun breakout Vs TN entry saat breakout,
  4. Exit/TS : Penulis bisa exit dengan TS THANOS (saingan KAKI NAGA) Vs TN dengan TS Kaki Naga (KN).

NOTE : Penulis menggunakan akun MARGIN untuk bertansaksi saham. Makanya di kolom prosentase jumlah stock, kadang lebih dari 100-200% dari equity (modal).

Ini yang membuat penulis harus senantiasa memperlakukan TRADING sebagai BISNIS. Karena dengan begitu, penulis diingatkan bahwa dana yang dikelola ini bukan sekedar “mainan” atau untuk “fun” saja, melainkan harus “profit konsisten”. Karena sudah terbukti, dengan disiplin dan taat pada sistem saja, kinerja penulis bisa jauhhh lebih unggul dibanding Mr.Market (IHSG) ????

Special thanks untuk mentor penulis, Bapak Hadi Jie, yang sudah “naik kelas” menjadi seorang “full time trader”, yang memberi kail dan bukan umpan, memberi sistem dan bukan stockpick. 

Okey, sampai ketemu awal Maret 2019, untuk pertanggungjawaban kinerja trading selama bulan Februari ini.

Salam CUANtastic!

2 thoughts on “[TRADING SAHAM] Kinerja My Equity JAN 2019 : +27.36% vs IHSG +5.46%”

Leave a Reply