[TRADING SAHAM] Kinerja My Equity JULY 2017 : 24.53% vs IHSG 10.29%

Hello Traders,

Sudah 4 (empat) bulan terakhir ini IHSG bergerak dalam range yg sempit, begitu pula dengan equity penulis yang underperformed selama 3 (tiga) bulan berturut-turut (April, May, June). Untuk lebih jelasnya, mari kita kupas bersama kinerja equity sepanjang bulan Juli 2017 dan YTD (Year to date) 2017.

Berikut portfolio dan kinerja ekuitas penulis per 31-July-2017 :

July 2017 : Stock Portfolio&My Equity Performance Table

Bulan Juli ini, kinerja equity penulis akhirnya  bisa mengalahkan/beat performa IHSG. Namun, secara YTD (Year-to-date) kinerja penulis masih jauh di atas performa IHSG, yaitu penulis 24.53% vs IHSG 10.29%.

“Bagaimana posisi kinerja penulis ini jika dibandingkan dengan level MI (Manajer Investasi) atau website/mentor berbayar?”

Berikut data yang penulis dapatkan dari website Indopremier sekuritas untuk top 3 Reksadana saham dengan kinerja terbaik selama 7 bulan terakhir:

Performance Top 3 RD Saham & IHSG July 2017

Ternyata posisi kinerja ekuitas penulis YTD per 31-July-2017 (24.53%) masih lebih tinggi dengan MI (Manajer Investasi) sekelas Sucorinvest Equity Fund (23.43%) yang AUM-nya saja mencapai 227 Milyard Rupiah! Yeayyy…:-D

Kemudian untuk perbandingan kinerja penulis dengan website/mentor berbayar misal Galeri Saham (GS PRO) yang biasanya memungut fee langganan bulanan/tahunan untuk membernya, berikut perbandingan kinerja penulis (24.53%) vs GS PRO (18.15%). Berikut link datanya, klik disini. Yeahhh….:-D

Berikut snapshot dari website GS (Galeri Saham) untuk kinerja Juli 2017 :

Kinerja GS Pro bulan Juli 2017

Berikut grafik kinerja equity penulis di bulan July 2017 vs IHSG :

My Equity vs IHSG YTD_July 2017

Berikut kinerja rekan2 sesama trader dari padepokan TC (Trading Class) :

Raport TC Members July 2017

Pada bulan Juli ini, penulis beruntung masih konsisten masuk klasemen papan tengah “Liga Serie A” (peringkat 16 bulan Juli, dan peringkat 11 YTD). Thanks God….:-)

Ada 3 (tiga) kunci penting dalam hal trading di TC :

  1. Gatal tangan atau tidak
  2. Money Management (pakai RPT/Risk per Trade atau Bagi Porsi)
  3. Average Up atau Tidak Average Up

Ini yang membuat penulis harus senantiasa memperlakukan TRADING sebagai BISNIS. Karena dengan begitu, penulis diingatkan bahwa dana yang dikelola ini bukan sekedar “mainan” atau untuk “fun” saja, melainkan harus “profit konsisten”. Karena bukan tidak mungkin, penulis degradasi ke “Serie B”, dalam kompetisi Liga TC (Trading Class) yang super ketat ini.

Special thanks untuk mentor penulis, Bapak Hadi Jie, dari IPOT Balikpapan yang memberi kail dan bukan umpan, memberi sistem dan bukan stockpick. 

Okey, sampai ketemu awal September, untuk pertanggungjawaban kinerja trading selama bulan Agustus ini.

Salam Profit Konsisten!

Leave a Reply