[TRADING SAHAM] Kinerja My Equity MAR 2020 : – 2.93% vs IHSG -27.96%

Hello April, Semangat Pagi!

Selamat Paskah bagi yang merayakan!

Bulan Maret 2020 ini menjadi bulan yang suram bagi market Indonesia dan dunia, karena wabah virus Corona19 (CoVid19), perang harga minyak dunia (oil price drops hingga ke level $25 atau level terendah sejak tahun 2015), market dibuka dengan penurunan yang sangat tajam di awal hingga pertengahan bulan. Market ditutup dengan penurunan di level 4538 (-27.96% dibanding posisi di akhir bulan Februari lalu), atau -30.5% dibanding posisi di tertinggi di tanggal 05-Maret-2020 lalu . Untuk pertama kalinya di 2 minggu pertama di bulan Maret ini, penulis memegang cash 100%, karena tidak ada Triggger Buy di System Trading Turtle PC55.

Bulan Maret ini penulis sengaja mengubah strategi trading, karena memang dengan kondisi market yang berdarah-darah seperti sekarang ini, system trading Turtle pastilah tidak akan memunculkan sinyal buy sama sekali!

Kinerja penulis di akhir bulan Maret lalu ditutup sebesar -0.20% dibanding kinerja Market (IHSG) yang -16.76%maupun kinerja TN (Tapak Naga) yang 0%

Berikut portfolio dan kinerja ekuitas penulis per 31-Maret–2020 :

My Equity Performance Table, IHSG, Tapak Naga, Bulan MAR 2020

“Bagaimana posisi kinerja penulis ini jika dibandingkan dengan level MI (Manajer Investasi)?” Berikut data yang penulis dapatkan dari website Indopremier sekuritas untuk Top 20 Reksadana saham dengan kinerja terbaik dan Top 3 Manajer Investasi (MI) Terbaik selama bulan Maret  2020:

Performa Top 18 Manajer Investasi (MI) Reksadana Saham (RDS) bulan Maret 2020
Performance Top 3 Manajer Investasi Terbaik di bulan Maret 2020

Ternyata posisi kinerja ekuitas penulis YTD per 31-Maret-2020 (-2.93%) sudah dapat mengungguli kinerja 18 besar Fund Manager Reksadana Saham terbaik. Kinerja penulis berada di atas Fund Manager yang menduduki peringkat pertama yaitu Sucorinvest Maxi (-14.61%).

 

Dan berikut Kinerja bulanan penulis as per tgl 31-Mar-2020 : -0.20% Vs Market (IHSG) yang -16.76%.

Chart/Grafik Kinerja Trading Penulis Vs IHSG sepanjang bulan Maret 2020

Dan berikut Kinerja YTD penulis as per tgl 31-Mar-2020 : -2.93% Vs Market (IHG) yang -27.96%.

Kinerja My Equity YTD vs IHSG s/d bulan Maret 2020

“Bagaimana posisi kinerja penulis ini jika dibandingkan dengan level website/mentor berbayar?” Perbandingan kinerja penulis dengan website/mentor berbayar misal TAPAK NAGA. Berikut kinerja TAPAK NAGA bulan MARET 2020 (-8.82%) Vs Kinerja Penulis (-2.93%). Berikut link untuk mengetahui kinerja TAPAK NAGA secara bulanan maupun YTD 2020, klik disini.

Chart Kinerja Sistem TAPAK NAGA bln Maret 2020

Apa saja saham yang berkontribusi positif maupun negatif bagi portfolio penulis?

Portfolio in Hand dan DONE TRADE Penulis per tanggal 31-MAR-2020

Dari channel Telegram TC (Trading Class), penulis menerima stock-pick emiten-emiten Value Stock yang sudah under-value, dan disertai harga wajar/fair value-nya. Dari situ, penulis memutuskan untuk membeli beberapa Value Stocks tersebut, dengan tetap menggunakan ilmu Money Management yang pernah diajarkan oleh Pak Hadijie (mentor penulis) di training TC (Trading Class).

Berikut aturan/rule yang penulis buat dan modifikasi untuk Trading dengan Value Stocks :

  1. Maximum posisi dalam 1 emiten adalah 5% x equity (modal), dan dibagi menjadi 5x entry buy.
  2. Maximum posisi dalam 1x entry buy adalah 1% x equity (RPT seperti saat BOW/Buy on Weakness, namun bedanya trading di value stocks adalah Tanpa SL),
  3. Tidak pakai SL (Stop Lose), oleh karena itu mental disiapkan untuk kena DD (Drawdown) yang dalam, karena bottom IHSG juga belum jelas terlihat,
  4. Emiten yang difokuskan adalah 4 Bank dengan Market Cap terbesar di Indonesia, dan 1 emiten dari sektor Consumer Goods.
  5. Hitungan kasar, jika ke-5 emiten tersebut terkena maximum lose (modal hilang/perusahaan bangkrut), maka penulis akan kehilangan 25% x Total Equity (5%x5 emiten), No Problemo!

So, let’s the party begins….!!!

Berikut adalah tabel simulasi ke-5 emiten incaran penulis, disertai dengan enty buy harga, serta simulasi dengan equity tertentu, realisasi harga buy dan tanggal buy nya :

Trading Plan Value Stocks as per 27-Mar-2020

Dan berikut hasilnya, dalam kurun waktu 1 minggu terakhir, penulis telah melakukan 4x entry buy di emiten-emiten berikut ini :

  1. BBNI-1 di harga = 5000, tgl 13-Mar-2020,
  2. BBNI-2 di harga = 3910, tgl 19-Mar-2020,
  3. BMRI-1 di harga = 6000, tgl 13-Mar-2020,
  4. BMRI-2 di harga = 5000, tgl 19-Mar-2020.
  5. BMRI-3 di harga = 4000, tgl 24-Mar-2020.
  6. BBRI-1 di harga = 2500, tgl 24-Mar-2020.

Total dana terpakai = 6% x Equity, Sisa Cash = 94% x Equity. Benarlah ungkapan CASH is THE KING disaat-saat Market Bearish (menuju Crashed) seperti sekarang ini!

Special thanks untuk mentor penulis, Bapak Hadi Jie, yang sudah memberi kail beserta umpannya, memberi stockpick Value Stocks di saat-saat IHSG bearish seperti saat ini.

Okey, sampai ketemu minggu depan, jika ada emiten yang terbeli lagi, baru penulis akan update kinerja trading di  blog ini lagi.

Salam CUANtastic!

Leave a Reply